Pudarnya Arti Kecantikan

Mungkin pembaca sekalian bertanya-tanya dengan maksud dari judul di atas. Cantik sebuah kata yang berkonotasi positif yang menjadi simbol dari sesuatu yang bagus, sedap dipandang, dan banyak defenisi positif lainnya yang sangat luas kemungkinannya.

Namun justru pada kenyataan di masyarakat sekarang ini, seiring dengan semakin meluasnya perkembangan zaman, justru defenisi cantik itu sendiri cenderung menyempit.

Di zaman sekarang pandangan cantik itu telah berubah makna sesuai apa yang dicitrakan banyak produk-roduk kecantikan di media cetak maupun elektronik. Berbagai macam produk kecantikan berlomba-lomba memaksakan konsep cantik yang kurang lebih seragam.

Cantik, sesuai dengan perkembangan zaman kata ini tidak hanya menjadi sebuah kata sifat, tapi menjadi sebuah konsep sangat kompleks. Sebuah konsep yang menimbulkan masalah di kalangan masyarakat terutama kaum hawa yang merasa dirinya “tidak cantik” jika hidungnya tidak semancung Tamara, atau kulitnya tidak putih, badannya tidak langsing, dan sejumlah syarat-syarat lainnya untuk bisa disebut cantik. Bahkan cantik telah berubah menjadi sebuah produk.

Saat ini para wanita berlomba-lomba untuk punya badan langsing atau cenderung kurus mirip Luna Maya, punya rambut lurus kayak bintang iklan shampoo yang hampir semuanya berambut lurus tergerai, atau juga berkuklit putih nyaingin Putri Salju.

Berbagi produk kesehatan badan seperti sabun, pembersih muka, dan lain-lain telah berubah fungsi menjadi sebuah produk kecantikan. Masyarakat seolah lupa bahwa fungsi utama produk-produk di atas bukanlah sebagi alat kecantikan melainkan sebagai kesehatan.

Tidak hanya itu pemaksaan konsep kecantikan itu pun semakin merambah ke hal-hal lain lagi, bahkan hal-hal yang sangat jau dari kecantikan seperti jogging. Setelah melalui sedikit riset dari beberapa responden yang sebagian mbesar perempuan didapat hasil bahwa tujuan mereka melakukan jogging dan hampir seluruhnya menjawab untuk melangsingkan tubuh supaya cantik, bukan untuk kesehatan tubuh yang seharusnya. Bahkan tidak sedikit pula perempuan yang beratnya sudah ideal, masih ingin menurunkan berat tubuh dengan alasan bahwa ia lebih cantik bila lebih kurus.

Seiring makin luasnya dunia industri dan komunikasi, justru kecantikan itu telah berubah fungsi menjadi sebuah konsep dan produk kapitalis  untuk memaksakan konsep kecantikan yang mereka buat sendiri di masyarakat.

Jadi, tanpa bermaksud untuk menggurui, BERHENTILAH MENJADI CANTIK karena tidak selamanya cantik itu MENARIK. JADILAH MORANG YANG MENARIK KARENA SESUATU YANG MENARIK PASTI TERLIHAT CANTIK

Advertisement
Published in: on December 22, 2008 at 2:03 pm  Comments (1)  

The URI to TrackBack this entry is: http://roadtoruins.wordpress.com/2008/12/22/pudarnya-arti-kecantikan/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentLeave a comment

  1. Anjrit si aa ieu jadi pakar kecantikan ayeuna mah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.